SNANEPAPUA.COM – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menyatakan kesiapannya untuk menambah jumlah personel pengamanan guna mengawal pelaksanaan ibadah haji. Langkah strategis ini diambil menyusul adanya instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan peningkatan kualitas perlindungan bagi seluruh jemaah asal Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Penambahan personel yang melibatkan unsur TNI dan Polri ini bertujuan untuk memberikan rasa aman yang lebih maksimal bagi para jemaah. Mengingat jumlah jemaah haji Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia, pengawasan ekstra diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala keamanan dan ketertiban selama prosesi ibadah berlangsung.
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa keselamatan dan kenyamanan warga negara Indonesia saat menjalankan rukun Islam kelima harus menjadi prioritas utama pemerintah. Kehadiran petugas dari unsur keamanan diharapkan mampu membantu jemaah, terutama kelompok lansia, dalam menghadapi situasi darurat maupun membantu mobilitas mereka di tengah kerumunan massa yang masif di Arab Saudi.
Menanggapi arahan tersebut, pihak Polri kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Mabes TNI dan kementerian terkait untuk mematangkan skema penugasan. Seleksi dan pembekalan khusus akan diberikan kepada para personel yang terpilih agar mereka tidak hanya memiliki kesiapsiagaan fisik, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah haji serta kemampuan komunikasi yang baik untuk melayani jemaah dengan humanis.
Dengan adanya penguatan tim perlindungan jemaah ini, diharapkan penyelenggaraan haji mendatang dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar tanpa kendala berarti. Pemerintah berkomitmen terus melakukan evaluasi menyeluruh demi meningkatkan standar pelayanan bagi para tamu Allah, mulai dari fase keberangkatan hingga kepulangan kembali ke tanah air kelak.
Editor: SnanePapua
