Januari 10, 2026

India Bereaksi Keras! Bantah Klaim Pejabat AS Soal Kegagalan Kesepakatan Dagang di Era Trump

SNANEPAPUA.COM – Pemerintah India secara resmi membantah klaim yang dilontarkan oleh pejabat tinggi Amerika Serikat terkait kegagalan kesepakatan perdagangan antara kedua negara. Penolakan ini muncul menyusul pernyataan kontroversial dari Sekretaris Perdagangan AS yang menyebutkan bahwa diskusi perdagangan dengan mantan Presiden Donald Trump tidak berjalan secara akurat sesuai fakta yang ada.

Pihak berwenang di New Delhi menegaskan bahwa narasi yang disampaikan oleh pihak Amerika Serikat mengenai penyebab mandeknya pembicaraan perdagangan tersebut adalah sama sekali tidak benar. Ketegangan diplomatik ini menyoroti betapa kompleksnya hubungan ekonomi antara India dan Washington, terutama dalam upaya menyelaraskan kepentingan domestik serta kebijakan ekonomi masing-masing negara besar tersebut.

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan publik, pejabat tinggi Amerika Serikat mengklaim bahwa India merupakan pihak yang memicu kebuntuan negosiasi yang seharusnya bisa menghasilkan kesepakatan perdagangan yang signifikan bagi kedua belah pihak. Namun, kementerian terkait di India bersikeras bahwa mereka selalu mengedepankan prinsip dialog yang adil dan saling menguntungkan tanpa adanya tekanan sepihak.

Bantahan tegas ini diprediksi akan menjadi babak baru dalam dinamika hubungan bilateral kedua negara di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang kian tidak menentu. Para analis ekonomi menilai bahwa langkah India ini bertujuan untuk melindungi citra kedaulatan ekonomi mereka di mata internasional, sekaligus menepis anggapan bahwa New Delhi merupakan pihak yang sulit diajak berkompromi dalam meja perundingan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi lanjutan dari Gedung Putih maupun Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengenai respons keras dari India tersebut. Publik kini menanti langkah diplomatik berikutnya yang akan diambil untuk meredakan tensi ini agar tidak berdampak lebih luas pada kerja sama sektor ekonomi riil di masa depan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua