Januari 9, 2026

Gebrakan AS di PBB: Nicolas Maduro Tak Lagi Diakui Sebagai Kepala Negara yang Sah

SNANEPAPUA.COM – Amerika Serikat secara resmi menyatakan di hadapan Dewan Keamanan PBB bahwa Nicolas Maduro bukan lagi dianggap sebagai kepala negara yang sah. Pernyataan ini menegaskan posisi Washington yang tetap menolak hasil pemilu Venezuela yang dianggap penuh kecurangan dan tidak demokratis.

Duta Besar AS untuk PBB menyampaikan pernyataan keras tersebut dalam sidang terbaru, menyebut Maduro sebagai sosok yang disebut sebagai “presiden ilegal”. Langkah diplomatik ini memperuncing ketegangan antara kedua negara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di panggung internasional.

Menurut perwakilan Amerika Serikat, status Maduro sebagai pemimpin tertinggi Venezuela tidak memiliki legitimasi hukum yang kuat di mata masyarakat internasional. Hal ini didasarkan pada berbagai laporan mengenai manipulasi suara serta penindasan terhadap tokoh-tokoh oposisi politik selama masa pemilihan.

Pengumuman ini juga berfungsi sebagai sinyal kuat bagi negara-negara anggota PBB lainnya untuk meninjau kembali pengakuan diplomatik mereka terhadap pemerintahan Maduro. Amerika Serikat terus mendorong adanya transisi demokrasi yang damai di Venezuela guna memulihkan stabilitas ekonomi yang saat ini sedang terpuruk.

Meskipun mendapatkan tekanan dan kecaman internasional, pihak Nicolas Maduro hingga kini tetap bersikeras bahwa dirinya adalah pemimpin sah yang dipilih oleh rakyat. Perdebatan panas di Dewan Keamanan PBB ini diprediksi akan semakin intensif seiring dengan potensi penambahan sanksi ekonomi dari blok Barat.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua