Januari 13, 2026

Gaji Bos RS Selangit, 15 Ribu Perawat di New York Gelar Aksi Mogok Kerja Besar-besaran

SNANEPAPUA.COM – Gelombang protes melanda sektor kesehatan di New York City setelah hampir 15.000 perawat memutuskan untuk melakukan aksi mogok kerja secara serentak. Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk protes terhadap kondisi kerja yang dinilai sudah tidak lagi memadai serta adanya ketimpangan pendapatan yang sangat mencolok di sejumlah rumah sakit besar di kota tersebut.

Aksi mogok massal ini mendapatkan dukungan kuat dari berbagai kalangan, termasuk tokoh politik terkemuka Zohran Mamdani. Dalam pernyataannya, Mamdani secara tegas memberikan pembelaan kepada para perawat yang memilih meninggalkan pos pekerjaan mereka. Ia menilai langkah ini adalah satu-satunya cara bagi para tenaga medis untuk memperjuangkan hak-hak dasar dan kesejahteraan mereka yang selama ini terabaikan.

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan tajam dalam aksi protes ini adalah besarnya gaji yang diterima oleh para pimpinan atau eksekutif rumah sakit. Mamdani mengecam keras ketimpangan tersebut, di mana para bos rumah sakit mendapatkan kompensasi luar biasa besar, sementara para perawat di lapangan harus berjuang dengan beban kerja yang sangat berat dan fasilitas yang minim.

Dampak dari mogok kerja ini dilaporkan sangat terasa di berbagai fasilitas kesehatan utama di seluruh penjuru New York. Layanan kesehatan mengalami gangguan signifikan karena ribuan tenaga profesional memilih untuk turun ke jalan demi menyuarakan tuntutan mereka. Para demonstran menuntut adanya perbaikan sistem penggajian yang lebih adil serta penambahan staf medis guna menjamin keselamatan pasien.

Hingga saat ini, proses negosiasi antara serikat pekerja perawat dan pihak manajemen rumah sakit masih terus berjalan meskipun belum menemui titik terang. Publik berharap agar solusi yang adil bagi kedua belah pihak dapat segera ditemukan sehingga layanan kesehatan dapat kembali beroperasi normal tanpa mengesampingkan kesejahteraan para perawat yang menjadi tulang punggung sistem kesehatan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua