Januari 7, 2026

Ekonomi Gaza Lumpuh Total: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Meroket Tajam Pasca Perang

SNANEPAPUA.COM – Kondisi ekonomi di Jalur Gaza dilaporkan mengalami kehancuran total menyusul agresi militer Israel yang berkepanjangan. Berdasarkan data terbaru, stabilitas finansial di wilayah tersebut kini berada pada titik terendah sepanjang sejarah, memicu krisis kemanusiaan yang semakin mendalam bagi jutaan warga yang terjebak di dalamnya.

Laporan menunjukkan bahwa ekonomi Gaza telah merosot tajam hingga 87 persen hanya dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Penurunan drastis ini mencerminkan lumpuhnya hampir seluruh sektor produktif, mulai dari pertanian, industri, hingga perdagangan internasional yang sebelumnya menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat setempat.

Dampak langsung dari kehancuran ekonomi ini adalah melonjaknya angka pengangguran ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ribuan kepala keluarga kini kehilangan mata pencaharian, membuat mereka tidak memiliki sumber daya atau akses terhadap kebutuhan dasar seperti pangan dan obat-obatan, yang semakin sulit didapatkan akibat blokade berkepanjangan.

Angka kemiskinan pun ikut meroket, meninggalkan sebagian besar penduduk Gaza dalam kondisi kerentanan ekstrem. Tanpa adanya intervensi internasional yang signifikan atau penghentian konflik yang permanen, para ahli memperingatkan bahwa struktur sosial di wilayah tersebut terancam runtuh sepenuhnya karena masyarakat tidak lagi mampu menopang kebutuhan hidup minimum secara mandiri.

Situasi ini diperparah dengan infrastruktur publik yang hancur lebur, sehingga upaya pemulihan ekonomi diprediksi akan memakan waktu hingga puluhan tahun ke depan. Masyarakat internasional kini terus didesak untuk memberikan bantuan darurat guna mencegah bencana kelaparan yang lebih luas di tengah ketidakpastian politik dan keamanan yang terus menyelimuti wilayah Gaza.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua