SNANEPAPUA.COM – Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Timur telah menyisakan duka mendalam sekaligus kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Salah satu lokasi yang terdampak paling hebat adalah objek wisata populer Sungai Lokop, yang kini kondisinya berubah drastis dan nyaris tak dikenali lagi oleh warga sekitar maupun wisatawan.
Aliran sungai yang biasanya jernih dan menjadi daya tarik utama wisatawan lokal kini telah tertutup oleh material sedimentasi yang sangat tebal. Akibat terjangan air bah yang membawa material dari hulu, area wisata tersebut kini tampak seperti lautan pasir yang luas, menutupi seluruh keindahan alam yang sebelumnya menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Timur.
Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada hilangnya estetika alam, tetapi juga mematikan sektor ekonomi masyarakat setempat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata. Fasilitas pendukung di sekitar Sungai Lokop dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat hantaman arus air yang membawa kayu dan bebatuan besar saat puncak banjir terjadi beberapa waktu lalu.
Pihak berwenang dan masyarakat setempat saat ini tengah berupaya melakukan pendataan terkait total kerugian yang dialami. Upaya pemulihan diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama mengingat banyaknya material pasir dan lumpur yang harus dibersihkan agar aliran sungai dapat kembali normal dan fasilitas wisata bisa dibangun kembali.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya pelestarian lingkungan di area hulu sungai guna mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya.
Editor: SnanePapua
