Januari 10, 2026

Diplomat Senior RI Ukir Sejarah! Sidharto Reza Resmi Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB

SNANEPAPUA.COM – Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung diplomasi global dengan terpilihnya diplomat senior, Sidharto Reza Suryodipuro, sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kepercayaan ini menjadi bukti nyata pengakuan dunia internasional terhadap komitmen dan peran aktif Indonesia dalam memajukan serta melindungi hak asasi manusia di level global.

Sidharto Reza Suryodipuro bukanlah nama baru di dunia diplomasi. Sebelum mengemban amanah besar ini, ia telah memiliki rekam jejak yang panjang dan impresif di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Pengalamannya mencakup berbagai posisi strategis, termasuk menjabat sebagai Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, yang menunjukkan kapasitasnya dalam menangani isu-isu multilateral yang kompleks.

Terpilihnya Sidharto Reza sebagai nakhoda Dewan HAM PBB membawa harapan baru bagi penguatan dialog dan kerja sama antarnegara anggota. Posisi ini sangat strategis mengingat Dewan HAM PBB merupakan organ utama yang bertanggung jawab untuk memperkuat pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di seluruh dunia, serta menangani situasi pelanggaran HAM yang terjadi.

Pemerintah Indonesia menyambut baik pencapaian ini sebagai momentum untuk terus mendorong agenda-agenda kemanusiaan yang inklusif. Kehadiran perwakilan Indonesia di pucuk pimpinan Dewan HAM diharapkan dapat menjembatani perbedaan pandangan antara berbagai blok negara, serta memastikan bahwa prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.

Dengan kepemimpinan Sidharto Reza, Indonesia diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mencari solusi atas berbagai tantangan HAM kontemporer, mulai dari isu hak sipil hingga hak ekonomi dan sosial. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi korps diplomatik, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan dunia yang lebih adil dan manusiawi.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua