Januari 9, 2026

Demokrat Berupaya Batasi Trump Soal Venezuela, Kongres AS Terbelah: Apa Dampaknya?

SNANEPAPUA.COM – Upaya legislatif untuk membatasi kewenangan militer Presiden Donald Trump terhadap Venezuela kini menjadi sorotan tajam di panggung politik Amerika Serikat. Partai Demokrat berkomitmen penuh untuk memperketat kontrol terhadap kebijakan luar negeri pemerintah, terutama terkait potensi intervensi militer, namun langkah ini menghadapi tantangan berat akibat perpecahan yang mendalam di dalam tubuh Kongres.

Perdebatan mengenai sejauh mana kekuasaan eksekutif dapat bertindak tanpa persetujuan eksplisit dari legislatif kembali memanas di Washington. Para anggota Demokrat di Kongres menyatakan kekhawatiran yang mendalam bahwa intervensi militer yang tidak terkendali dapat memperburuk krisis kemanusiaan di Venezuela dan memicu ketidakstabilan regional yang lebih luas di Amerika Latin.

Di sisi lain, faksi Republik cenderung mendukung pendekatan tegas dan agresif yang diambil Trump terhadap pemerintahan Nicolas Maduro. Perbedaan pandangan yang sangat tajam antara kedua kubu ini menyebabkan banyak inisiatif legislatif untuk membatasi wewenang perang presiden terhenti di tengah jalan, meninggalkan ketidakpastian besar mengenai arah kebijakan luar negeri AS ke depan.

Para pengamat politik internasional menilai bahwa kegagalan Kongres untuk mencapai konsensus mencerminkan polarisasi yang semakin parah di Amerika Serikat. Tanpa adanya batasan hukum yang jelas dan mengikat, presiden memiliki ruang gerak yang sangat luas dalam mengerahkan kekuatan militer, sebuah preseden yang menurut para kritikus dapat membahayakan prinsip keseimbangan kekuasaan atau checks and balances.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kesepakatan lintas partai yang akan membuahkan hasil nyata dalam waktu dekat di tingkat legislatif. Sementara itu, situasi politik dan ekonomi di Venezuela tetap tegang, dan mata dunia terus tertuju pada bagaimana dinamika politik internal Amerika Serikat akan mempengaruhi nasib jutaan warga di negara tersebut.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua