Januari 11, 2026

Demi Standar Kelayakan, Dapur SPPG Sragen yang Bersebelahan dengan Kandang Babi Akhirnya Direlokasi

SNANEPAPUA.COM – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, akhirnya mengambil langkah tegas dengan melakukan relokasi terhadap fasilitas dapur mereka. Keputusan ini diambil menyusul adanya temuan bahwa lokasi dapur tersebut berdiri tepat bersebelahan dengan kandang babi, yang dinilai sangat tidak higienis untuk pengolahan makanan bergizi.

Proses pembongkaran bangunan dapur yang lama kini tengah berlangsung secara intensif di lapangan. Pengelola SPPG menyatakan sikap pasrah dan kooperatif terhadap instruksi relokasi tersebut demi menjamin kualitas serta keamanan pangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional yang sedang digalakkan pemerintah.

Kondisi lingkungan yang tidak mendukung, terutama aroma dan potensi kontaminasi dari peternakan babi di sekitarnya, menjadi alasan utama pemindahan ini. Keberadaan kandang babi yang hanya dibatasi dinding tipis dianggap melanggar standar operasional prosedur kesehatan dan sanitasi yang ketat bagi setiap penyedia layanan gizi yang dikelola oleh lembaga resmi.

Pihak berwenang memberikan tenggat waktu selama 45 hari bagi pengelola untuk menemukan dan membangun lokasi baru yang lebih representatif serta jauh dari sumber polusi. Selama masa transisi ini, pengelola SPPG Sragen berkomitmen untuk mempercepat proses pencarian lahan agar operasional penyediaan gizi tidak terganggu terlalu lama dan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Langkah relokasi ini diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi penyedia layanan serupa dalam memilih lokasi fasilitas umum di masa mendatang. Dengan tempat yang lebih layak dan higienis, diharapkan program SPPG di Sragen dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan masyarakat tanpa ada kekhawatiran terkait standar kebersihan lingkungan sekitar.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua