23 Jul 2025

Capaian PIP dan KIP Aspirasi Robert Joppy Kardinal Selama 2021–2024

Oleh Apriana Ema Liarian
Suka artikel ini?
Bagikan:
Capaian PIP dan KIP Aspirasi Robert Joppy Kardinal Selama 2021–2024
Robert Joppy Kardinal, anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, membeberkan capaian penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di wilayahnya selama periode 2021 hingga 2024. Meski kini duduk di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan, Robert Joppy Kardinal tetap menunjukkan komitmennya terhadap sektor pendidikan. Program PIP dan KIP merupakan bagian dari aspirasi yang ia perjuangkan semasa menjabat di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan. Menurutnya, penyaluran bantuan pendidikan ini difokuskan kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Berdasarkan data yang didapatkan dari Tim RJK, total penerima manfaat program PIP dan KIP mencapai 101.274 siswa dan mahasiswa sejak tahun 2021 hingga 2024. Berikut rinciannya : Tahun 2021 Total: 7.143 penerima manfaat _SD: 4.486 siswa _SMP: 1.204 siswa _SMA/SMK: 1.023 siswa _KIP Kuliah: 250 mahasiswa Tahun 2022 Total: 7.701 penerima manfaat _SD: 3.650 siswa _SMP: 1.621 siswa _SMA/SMK: 1.930 siswa _KIP Kuliah: 500 mahasiswa Tahun 2023 Total: 41.930 penerima manfaat _SD: 22.847 siswa _SMP: 10.061 siswa _SMA/SMK: 8.522 siswa _KIP Kuliah: 500 mahasiswa Tahun 2024 Total: 44.500 penerima manfaat _SD: 26.879 siswa 2SMP: 9.088 siswa _SMA/SMK: 8.033 siswa _KIP Kuliah: 500 mahasiswa RJK menamabahkan, tujuan utama program ini untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak. Mencegah angka putus sekolah dan mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. "Sehingga program PIP ini dikhususkan untuk siswa dari keluarga kurang mampu dan disalurkan melalui Bank BRI untuk jenjang SD dan SMP, serta Bank BNI untuk jenjang SMA dan SMK,” jelasnya. Selain pendidikan, RJK juga memperjuangkan program ketahanan pangan. Hal ini dilakukan setelah dirinya berpindah dari Komisi X ke Komisi IV. "Program ketahanan pangan dimulai dari bantuan 1,2 juta bibit ikan air tawar dan payau, bantuan pertanian, serta ayam petelur sebanyak 600 ekor untuk setiap kelompok tani yang tersebar di wilayah Provinsi Papua Barat Daya," Ia berharap melalui program-program ini murni untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan sehingga dapat mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan di Provinsi Papua Barat Daya. "Saya pastikan untuk terus melakukan pengawasan, karena itu adalah bagian dari tanggungjawab kami sebagai anggota DPR RI," tuturnya.

Berita Terkait