SNANEPAPUA.COM – Senator Amerika Serikat, Bernie Sanders, melontarkan kecaman keras terhadap tindakan militer yang diperintahkan oleh Donald Trump terhadap Venezuela. Sanders menilai langkah tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap prosedur ketatanegaraan karena dilakukan tanpa melalui persetujuan resmi dari Kongres Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resminya, Sanders menuduh Trump sengaja mengabaikan peran lembaga legislatif dalam mengambil keputusan krusial terkait kebijakan luar negeri. Menurutnya, tindakan sepihak semacam ini sangat berbahaya karena dapat menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik bersenjata atau peperangan baru yang tidak memiliki landasan hukum yang kuat.
Situasi di Venezuela memang terus menjadi sorotan dunia internasional, terutama terkait ketegangan politik dan krisis ekonomi yang melanda negara tersebut. Namun, intervensi militer yang diduga dilakukan di bawah arahan Trump dianggap Sanders justru akan memperkeruh suasana dan merusak stabilitas di kawasan Amerika Latin secara keseluruhan.
Sanders menekankan bahwa setiap tindakan yang mengarah pada perang harus didasarkan pada debat publik dan persetujuan dari wakil rakyat di Kongres. Dengan memotong jalur konstitusional tersebut, Trump dianggap telah melampaui kewenangannya sebagai pemimpin eksekutif dan menciptakan preseden buruk bagi sistem demokrasi Amerika Serikat.
Kritik tajam ini mencerminkan perpecahan mendalam di tingkat elit politik AS mengenai cara menangani krisis di Venezuela. Sanders mendesak agar pemerintah kembali pada jalur diplomasi dan menghormati hukum yang berlaku, alih-alih menggunakan kekuatan militer yang tidak sah secara prosedural untuk mencapai tujuan politik tertentu.
Editor: SnanePapua
