SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KEBERLANJUTAN KRIMINAL PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Terlibat Penembakan Warga di Tambang Ilegal Sultra, 4 Oknum Brimob Kini Diringkus

Redaksi Snane
10 Januari 2026 • 5 min read
4-brimob-ditangkap-usai-tembak-warga-di-lokasi-tambang-ilegal-sultra-1767947555.jpg

Poin Utama

  • Empat oknum anggota Brimob dilaporkan telah ditangkap oleh pihak berwenang setelah diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap seorang warga sipil.
  • Penangkapan para personel kepolisian tersebut dilakukan menyusul adanya laporan mengenai kekerasan bersenjata di area tambang.
  • Kejadian di lokasi tambang ilegal Kabupaten Bombana ini kembali menyoroti kerawanan konflik di wilayah pertambangan tanpa izin yang sering kali memicu gesekan antara pihak-pihak tertentu.
  • Pihak kepolisian menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum dan melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap masyarakat sipil.
  • Kasus ini menarik perhatian publik luas, mengingat keterlibatan aparat penegak hukum dalam insiden penembakan warga sipil di area konflik tambang.
SNANE PAPUA - SNANEPAPUA.COM - Empat oknum anggota Brimob dilaporkan telah ditangkap oleh pihak berwenang setelah diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap seorang warga sipil. Insiden tragis ini terjadi di kawasan pertambangan ilegal yang berlokasi di Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penangkapan para personel kepolisian tersebut dilakukan menyusul adanya laporan mengenai kekerasan bersenjata di area tambang. Korban yang merupakan warga setempat menjadi sasaran tembakan dalam sebuah ketegangan yang hingga kini masih terus didalami oleh pihak kepolisian setempat guna mengungkap motif di balik kejadian tersebut secara menyeluruh. Kejadian di lokasi tambang ilegal Kabupaten Bombana ini kembali menyoroti kerawanan konflik di wilayah pertambangan tanpa izin yang sering kali memicu gesekan antara pihak-pihak tertentu. Kehadiran oknum aparat di lokasi tersebut juga menimbulkan tanda tanya besar mengenai peran dan keterlibatan mereka di luar tugas kedinasan resmi yang seharusnya melindungi masyarakat. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum dan melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap masyarakat sipil. Saat ini, keempat personel Brimob tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam dan unit terkait untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum dan kode etik kepolisian. Kasus ini menarik perhatian publik luas, mengingat keterlibatan aparat penegak hukum dalam insiden penembakan warga sipil di area konflik tambang. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan adil guna memberikan rasa aman serta kepastian keadilan bagi korban dan keluarganya di Sulawesi Tenggara. Cek Sumber Asli

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.