SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KEBERLANJUTAN KRIMINAL PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Militer Iran Tegaskan Keamanan Nasional Adalah 'Garis Merah' Usai AS Dukung Demonstran

Redaksi Snane
11 Januari 2026 • 5 min read
irans-army-pledges-to-defend-national-interests-after-us-backs-protesters-scrape-1768046594.jpg

Poin Utama

  • Militer Iran secara resmi menyatakan komitmennya untuk mempertahankan kepentingan nasional dan stabilitas negara menyusul pernyataan dukungan dari Amerika Serikat terhadap para demonstran.
  • Tentara Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk upaya yang dianggap dapat mengguncang kedaulatan negara.
  • Selain angkatan bersenjata reguler, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan pasukan elit Iran juga mengeluarkan pernyataan serupa.
  • IRGC, yang beroperasi secara terpisah dari angkatan darat reguler, memiliki peran krusial dalam menjaga ideologi dan stabilitas rezim.
  • Situasi di Iran saat ini terus dipantau oleh dunia internasional karena potensi eskalasi konflik yang lebih luas.
SNANE PAPUA - SNANEPAPUA.COM - Militer Iran secara resmi menyatakan komitmennya untuk mempertahankan kepentingan nasional dan stabilitas negara menyusul pernyataan dukungan dari Amerika Serikat terhadap para demonstran. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan domestik yang mendapat sorotan tajam dari komunitas internasional, terutama negara-negara Barat. Tentara Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk upaya yang dianggap dapat mengguncang kedaulatan negara. Pernyataan ini muncul sebagai respons langsung terhadap sikap Washington yang secara terbuka memberikan dukungan moral kepada para pengunjuk rasa yang turun ke jalan di berbagai kota di Iran. Selain angkatan bersenjata reguler, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan pasukan elit Iran juga mengeluarkan pernyataan serupa. IRGC menegaskan bahwa menjaga keamanan negara adalah sebuah "garis merah" yang tidak boleh dilanggar oleh pihak manapun, baik dari dalam maupun luar negeri. IRGC, yang beroperasi secara terpisah dari angkatan darat reguler, memiliki peran krusial dalam menjaga ideologi dan stabilitas rezim. Mereka memperingatkan bahwa setiap tindakan yang mengancam ketertiban umum akan dihadapi dengan tindakan tegas guna memastikan keamanan nasional tetap terjaga di tengah tekanan eksternal yang kian meningkat. Situasi di Iran saat ini terus dipantau oleh dunia internasional karena potensi eskalasi konflik yang lebih luas. Pemerintah Iran menuduh pihak asing, khususnya Amerika Serikat, mencoba memanfaatkan situasi domestik untuk memicu ketidakstabilan politik di wilayah Timur Tengah yang sudah sangat sensitif. Cek Sumber Asli

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.