SNANEPAPUA.COM – Peristiwa alam yang mencekam melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, baru-baru ini. Angin puting beliung dilaporkan menerjang kawasan pemukiman warga dengan kekuatan besar, mengakibatkan puluhan bangunan mengalami kerusakan yang cukup signifikan di dua kecamatan berbeda secara bersamaan.
Berdasarkan laporan terkini dari lapangan, setidaknya terdapat 70 unit rumah warga yang terdampak langsung oleh amukan angin kencang tersebut. Sebagian besar kerusakan terkonsentrasi pada bagian atap bangunan yang terlepas dan terbang terbawa angin, sementara beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan struktural akibat tertimpa pohon tumbang atau material bangunan yang beterbangan.
Lokasi terdampak paling parah dilaporkan berada di wilayah Kecamatan Sipoholon dan Kecamatan Tarutung. Warga di kedua wilayah ini sempat dilanda kepanikan luar biasa saat angin kencang yang berputar tiba-tiba muncul di tengah cuaca buruk, menyapu area pemukiman dalam waktu yang relatif singkat namun meninggalkan dampak yang cukup luas.
Pihak berwenang setempat bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan detail serta memberikan bantuan darurat kepada para korban. Upaya pembersihan puing-puing bangunan dan pohon yang tumbang pun mulai dilakukan secara bergotong-royong oleh warga bersama petugas guna memulihkan akses dan keamanan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam musibah tersebut, meskipun kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup besar bagi warga terdampak. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Sumatera Utara dalam beberapa waktu ke depan.
Editor: SnanePapua
