SNANEPAPUA.COM – Peristiwa tanah longsor dilaporkan melanda kawasan lereng Gunung Kaupas yang terletak di wilayah Padarincang, Banten. Kejadian alam yang terjadi secara tiba-tiba ini memicu kekhawatiran besar bagi masyarakat setempat, hingga ratusan warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari potensi bahaya susulan yang lebih besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pergerakan tanah di lereng gunung tersebut terjadi setelah wilayah tersebut dilanda cuaca ekstrem. Material tanah yang tidak stabil mulai merosot ke arah pemukiman penduduk, yang kemudian memaksa pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan cepat demi meminimalisir risiko jatuhnya korban akibat bencana ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah bergerak cepat untuk memfasilitasi proses pengungsian warga. Petugas di lapangan fokus pada pengamanan warga yang tinggal di zona rawan serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi selama berada di posko penampungan sementara.
Hingga laporan terbaru dirilis, pihak BPBD memberikan konfirmasi yang melegakan bahwa tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah longsor tersebut. Keberhasilan dalam menekan angka korban ini tidak lepas dari kesigapan warga dalam mengikuti instruksi evakuasi serta respons cepat dari tim penyelamat di lokasi kejadian.
Saat ini, kondisi di sekitar Gunung Kaupas masih dalam pemantauan ketat oleh instansi terkait. Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak kembali ke rumah masing-masing sebelum ada pernyataan resmi mengenai kondisi keamanan tanah di lereng gunung tersebut. Pemerintah daerah juga terus berupaya menyalurkan bantuan logistik bagi ratusan warga yang kini masih tertahan di pengungsian.
Editor: SnanePapua
