Januari 13, 2026

Badai Ekstrem dan Suhu Dingin Landa Gaza: 8 Warga Tewas Tertimpa Bangunan Runtuh

SNANEPAPUA.COM – Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk setelah badai besar yang membawa suhu dingin ekstrem melanda wilayah tersebut. Dilaporkan sedikitnya delapan warga Palestina tewas akibat cuaca buruk yang menyebabkan sejumlah bangunan runtuh di tengah keterbatasan fasilitas perlindungan.

Otoritas Pertahanan Sipil setempat telah mengeluarkan peringatan keras mengenai dampak bencana yang lebih luas dari badai ini. Kurangnya tempat perlindungan yang memadai bagi warga sipil membuat situasi semakin genting, terutama bagi keluarga yang masih terpaksa tinggal di reruntuhan bangunan atau tenda-tenda darurat yang tidak mampu menahan cuaca ekstrem.

Suhu yang merosot tajam di bawah titik beku telah memicu kekhawatiran akan terjadinya hipotermia massal di kalangan pengungsi. Infrastruktur yang sudah hancur akibat konflik berkepanjangan tidak lagi memiliki kekuatan struktural untuk menahan beban salju dan terjangan angin kencang, sehingga banyak sisa bangunan akhirnya roboh menimpa para penghuninya.

Para petugas penyelamat dilaporkan terus bekerja keras di tengah kondisi cuaca yang sangat membahayakan untuk mengevakuasi korban dari balik puing-puing. Namun, keterbatasan peralatan berat dan pemadaman listrik yang meluas semakin mempersulit upaya pencarian dan penyelamatan di berbagai titik terdampak di sepanjang Jalur Gaza.

Komunitas internasional kini didesak untuk segera menyalurkan bantuan darurat berupa pakaian hangat, selimut, dan bahan bakar untuk pemanas ruangan. Tanpa intervensi kemanusiaan yang cepat, jumlah korban jiwa dikhawatirkan akan terus bertambah seiring dengan berlanjutnya badai ekstrem yang diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua