Januari 9, 2026

Awas! Nekat Mendaki Gunung Gede Saat Penutupan, Puluhan Petugas Siaga Halau Pendaki Ilegal

SNANEPAPUA.COM – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi masuknya pendaki ilegal selama masa penutupan jalur pendakian. Puluhan petugas kini telah disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan tidak ada pendaki yang nekat menerobos masuk tanpa izin resmi di kawasan pegunungan tersebut.

Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai respons atas potensi adanya pendaki yang kerap memanfaatkan jalur-jalur tidak resmi atau ‘jalur tikus’ saat status pendakian masih dinyatakan ditutup untuk umum. Penjagaan ketat ini difokuskan pada pintu-pintu masuk utama seperti Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana, maupun jalur alternatif yang sering disalahgunakan oleh pendaki nakal.

Pihak pengelola menegaskan bahwa penutupan jalur pendakian ini bertujuan utama untuk pemulihan ekosistem serta menjaga keselamatan para pendaki itu sendiri. Selain faktor cuaca yang sering kali tidak menentu, kondisi jalur pendakian saat ini memerlukan waktu untuk regenerasi flora dan fauna tanpa gangguan aktivitas manusia secara masif.

Selain melakukan penjagaan di pos-pos resmi, puluhan petugas tersebut juga melakukan patroli rutin secara berkala di sepanjang perbatasan kawasan taman nasional. Petugas tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas, mulai dari pendataan hingga proses hukum sesuai aturan yang berlaku, bagi siapa pun yang kedapatan melanggar aturan dan nekat mendaki secara ilegal.

Masyarakat dan para pecinta alam diimbau untuk tetap bersabar dan selalu memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi TNGGP mengenai jadwal pembukaan kembali jalur pendakian. Kesadaran kolektif untuk mengikuti aturan sangat diperlukan demi kelestarian alam Gunung Gede-Pangrango yang merupakan salah satu paru-paru penting di Jawa Barat.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua