Januari 9, 2026

AS Ingin Kuasai Minyak Venezuela Selamanya, Pemimpin Interim Beri Perlawanan Sengit

SNANEPAPUA.COM – Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Venezuela kembali memanas setelah Washington menyatakan niatnya untuk mengontrol kekayaan minyak negara Amerika Latin tersebut dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Langkah ini memicu perdebatan luas mengenai kedaulatan energi dan campur tangan internasional di wilayah Amerika Selatan.

Rencana Amerika Serikat tersebut langsung mendapatkan respons negatif dari pemimpin interim Venezuela. Dalam pernyataan resminya, ia mengecam keras ambisi Washington yang ingin mendominasi sumber daya alam milik negaranya secara sepihak, yang dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hak-hak nasional dan kemandirian bangsa.

Selama bertahun-tahun, sektor minyak Venezuela memang telah menjadi pusat konflik geopolitik yang rumit. Sebagai negara dengan salah satu cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, penguasaan atas komoditas ini memberikan pengaruh luar biasa dalam peta ekonomi global, yang menjelaskan mengapa AS begitu gigih untuk tetap memegang kendali strategis di sana.

Pihak berwenang di Venezuela menegaskan bahwa kekayaan minyak harus sepenuhnya digunakan untuk kepentingan rakyat dan pembangunan dalam negeri. Mereka menolak segala bentuk kebijakan luar negeri yang bersifat eksploitatif dan menuntut agar kontrol atas aset strategis tersebut dikelola secara mandiri demi kesejahteraan domestik tanpa tekanan eksternal.

Ketegangan yang terus berlanjut ini diprediksi akan berdampak pada stabilitas pasar energi dunia dan hubungan diplomatik di kawasan tersebut. Banyak pihak khawatir bahwa eskalasi ini akan memperburuk krisis ekonomi yang sudah lama melanda Venezuela jika tidak ada solusi diplomatik yang adil.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua