SNANEPAPUA.COM – Penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 kini menghadapi tantangan serius menyusul ancaman dari salah satu penyokong dana utama. CEO Cloudflare secara terbuka menyatakan kemungkinan penarikan dukungan finansial bagi ajang olahraga bergengsi tersebut, yang memicu kekhawatiran global mengenai kesiapan infrastruktur dan anggaran acara.
Keputusan drastis ini muncul sebagai reaksi keras terhadap denda yang dijatuhkan oleh otoritas pengawas komunikasi Italia baru-baru ini. Perselisihan antara perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat tersebut dengan regulator setempat kini memicu ketegangan yang merembet ke ranah olahraga internasional, khususnya pada persiapan olimpiade yang sudah berjalan.
Otoritas Italia dilaporkan memberikan sanksi denda yang signifikan kepada Cloudflare, sebuah langkah yang dianggap tidak adil oleh manajemen perusahaan. Pihak Cloudflare menilai bahwa sanksi tersebut mengganggu iklim investasi dan kerja sama strategis yang telah mereka bangun, termasuk komitmen mereka dalam mendukung sistem keamanan siber dan infrastruktur digital untuk Olimpiade 2026.
Jika penarikan dana ini benar-benar terjadi, panitia penyelenggara Milano Cortina harus bekerja ekstra keras untuk mencari sumber pendanaan alternatif dalam waktu yang kian menyempit. Hal ini tentu bukan perkara mudah, mengingat skala acara yang sangat besar dan ketergantungan pada teknologi canggih untuk mendukung kelancaran siaran serta keamanan data selama kompetisi berlangsung.
Hingga saat ini, baik pihak penyelenggara olimpiade maupun pemerintah Italia belum memberikan tanggapan resmi mengenai ancaman tersebut. Publik dan para atlet kini berharap agar ada solusi diplomatik atau mediasi yang dapat ditempuh untuk memastikan pesta olahraga musim dingin ini tetap berjalan sesuai rencana tanpa kendala finansial yang berarti.
Editor: SnanePapua
