SNANEPAPUA.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, secara terbuka menyatakan ambisinya untuk mengguncang peta politik di Jawa Tengah pada masa mendatang. Wilayah yang selama ini dikenal luas sebagai basis terkuat atau ‘kandang banteng’ milik PDI Perjuangan, kini secara resmi dibidik oleh PSI sebagai target ekspansi politik yang signifikan untuk Pemilu 2029.
Strategi politik yang diusung oleh putra bungsu Presiden ke-7 RI ini tergolong sangat berani. Kaesang menyebut bahwa Jawa Tengah bukan lagi sekadar wilayah persaingan biasa, melainkan medan pertempuran utama bagi partainya. Ia bahkan memperkenalkan istilah ‘kandang gajah’ sebagai simbol kekuatan besar yang ingin dibangun PSI guna menandingi dominasi partai-partai mapan di provinsi tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media, Kaesang menegaskan bahwa target utama PSI pada Pemilu 2029 adalah mengamankan sedikitnya 17 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. Angka ini dianggap sebagai target yang realistis namun tetap ambisius, mengingat struktur politik di Jawa Tengah yang sudah sangat mengakar selama berdekade-dekade.
Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk merangkul basis pemilih muda dan kelompok moderat di Jawa Tengah. PSI berencana melakukan konsolidasi masif hingga ke tingkat desa dan kelurahan guna memastikan visi serta misi partai tersampaikan secara efektif kepada masyarakat, sekaligus memberikan alternatif pilihan politik baru di tengah hegemoni partai tradisional.
Persaingan langsung antara PSI dan PDIP di Jawa Tengah diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam dinamika politik nasional menuju 2029. Dengan fokus pada peningkatan perolehan kursi legislatif, Kaesang berharap partainya dapat memberikan kontribusi nyata dalam kebijakan publik di tingkat provinsi serta membuktikan bahwa dinamika aspirasi pemilih dapat membawa perubahan besar pada peta politik Indonesia.
Editor: SnanePapua
