SNANEPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengambil langkah taktis dalam mendistribusikan bantuan logistik bagi masyarakat yang berada di wilayah terisolasi. Guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga, pemerintah daerah memutuskan untuk menggunakan moda transportasi udara menuju empat kecamatan yang saat ini sulit diakses melalui jalur darat.
Keputusan menggunakan jalur udara ini diambil sebagai respons cepat atas kondisi geografis dan kendala infrastruktur yang menghambat distribusi bantuan. Medan yang ekstrem serta kerusakan pada sejumlah akses jalan utama membuat kendaraan pengangkut logistik darat tidak dapat melintas, sehingga diperlukan solusi alternatif yang lebih efektif dan efisien.
Proses pengiriman bantuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di empat titik kecamatan yang terdampak. Pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh paket bantuan, mulai dari bahan pangan hingga kebutuhan darurat lainnya, dapat mendarat dengan aman di lokasi tujuan.
Pihak berwenang menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan warga di wilayah terpencil menjadi prioritas utama dalam operasi kemanusiaan ini. Penggunaan transportasi udara diharapkan dapat memangkas waktu distribusi secara signifikan, sehingga bantuan tidak tertahan lama di gudang penyimpanan dan bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.
Meskipun pengiriman udara terus dilakukan, pemerintah daerah juga berupaya mencari solusi jangka panjang untuk memulihkan akses transportasi darat yang terputus. Upaya perbaikan infrastruktur terus dikaji agar mobilitas warga dan arus distribusi barang ke wilayah-wilayah tersebut dapat kembali normal dalam waktu dekat.
Editor: SnanePapua
