Januari 13, 2026

Akhirnya! Pramono Anung Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Besok, Segini Biayanya

SNANEPAPUA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengumumkan langkah tegas untuk membersihkan wajah Ibu Kota dari sisa-sisa proyek masa lalu yang terbengkalai. Mulai besok pagi, sebanyak 98 tiang monorel yang selama bertahun-tahun berdiri mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akan segera dibongkar secara menyeluruh.

Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan teknis serta evaluasi terhadap estetika tata ruang kota. Tiang-tiang beton tersebut selama ini dianggap mengganggu pemandangan dan menjadi pemandangan yang kurang sedap di salah satu kawasan bisnis paling sibuk di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa eksekusi pembongkaran ini merupakan komitmen nyata pemerintah provinsi untuk memberikan kenyamanan lebih bagi warga.

Terkait pembiayaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran khusus guna memastikan proses pembersihan ini berjalan lancar. Pramono mengungkapkan bahwa total dana yang dikucurkan untuk merobohkan struktur beton tersebut mencapai angka Rp254 juta. Anggaran ini mencakup biaya operasional alat berat, tenaga kerja, hingga pengangkutan sisa material dari lokasi eksekusi.

Proses pembongkaran diprediksi akan memerlukan pengawasan ketat dari pihak berwenang, mengingat lokasi tiang berada di jalur utama yang sangat padat kendaraan. Tim teknis dari Dinas Perhubungan dan instansi terkait diperkirakan akan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama alat berat beroperasi di lapangan mulai pagi hari.

Langkah berani yang diambil oleh Pramono Anung ini diharapkan menjadi awal dari penataan ulang kawasan Rasuna Said agar menjadi lebih modern, bersih, dan fungsional. Warga Jakarta menyambut baik rencana ini, mengingat keberadaan tiang monorel tersebut telah lama menjadi simbol proyek infrastruktur masa lalu yang terbengkalai dan kini akhirnya mendapatkan solusi konkret.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua