SNANEPAPUA.COM – Sebuah fakta mengejutkan terungkap di balik tragedi kebakaran hebat yang melanda sebuah bar ski di Crans-Montana, Swiss, pada malam pergantian tahun. Wali kota setempat mengungkapkan bahwa bangunan tersebut ternyata tidak pernah menjalani inspeksi keselamatan resmi selama lima tahun terakhir sebelum insiden maut itu terjadi.
Kebakaran yang melanda lokasi populer tersebut menjadi berita duka yang mendalam bagi warga Swiss dan wisatawan internasional. Insiden ini mengakibatkan setidaknya 40 orang kehilangan nyawa, sementara 116 lainnya mengalami luka-luka akibat kobaran api yang menjalar dengan sangat cepat di tengah perayaan Tahun Baru yang seharusnya penuh kegembiraan.
Menurut pernyataan resmi dari otoritas setempat, kurangnya pengawasan rutin terhadap standar keamanan gedung diduga menjadi faktor kunci besarnya dampak bencana ini. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa bar tersebut luput dari pantauan tim pemeriksa teknis, padahal lokasi tersebut selalu dipadati pengunjung, terutama saat puncak musim dingin.
Tragedi ini memicu kemarahan publik dan desakan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap berbagai fasilitas publik di kawasan wisata ski lainnya di seluruh negeri. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana sebuah tempat usaha yang begitu populer dan berisiko tinggi bisa beroperasi tanpa sertifikasi keamanan yang diperbarui dalam jangka waktu yang sangat lama.
Saat ini, tim investigasi masih bekerja keras untuk menentukan penyebab pasti percikan api yang memicu kebakaran besar tersebut. Pemerintah daerah Crans-Montana berjanji akan melakukan reformasi total dalam sistem pengawasan bangunan guna memastikan kejadian memilukan serupa tidak akan pernah terulang kembali di masa depan.
Editor: SnanePapua
