Januari 10, 2026

Tentara Israel Terobos Masuk Wilayah Quneitra, Suriah Selatan: Pendudukan Semakin Meluas

SNANEPAPUA.COM – Ketegangan di wilayah perbatasan Suriah semakin meningkat setelah kendaraan militer tentara Israel dilaporkan memasuki desa-desa di pedesaan Quneitra, Suriah selatan. Langkah ini menandai babak baru dalam dinamika konflik di kawasan tersebut pasca-runtuhnya rezim Bashar al-Assad beberapa waktu lalu, yang meninggalkan kekosongan kekuasaan di berbagai titik strategis.

Kehadiran militer Israel di wilayah kedaulatan Suriah ini bukan merupakan insiden tunggal. Sejak jatuhnya pemerintahan pusat di Damaskus, Israel secara bertahap terus memperluas jangkauan pendudukan mereka di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan Dataran Tinggi Golan. Pergerakan kendaraan tempur ini menjadi sinyal kuat bahwa Israel berupaya mengamankan zona penyangga yang lebih luas.

Selain melakukan mobilisasi kendaraan lapis baja dan personel darat ke wilayah Quneitra, militer Israel juga dilaporkan melancarkan serangkaian serangan udara dan pemboman di berbagai titik strategis lainnya. Operasi militer ini diklaim sebagai langkah preventif untuk menetralisir potensi ancaman dari kelompok-kelompok bersenjata yang mencoba memanfaatkan situasi ketidakstabilan di Suriah pasca-Assad.

Namun, tindakan ekspansi militer ini memicu kekhawatiran mendalam dari komunitas internasional terkait pelanggaran kedaulatan negara. Banyak analis menilai bahwa Israel sedang memanfaatkan momentum transisi politik di Suriah untuk memperkuat posisi geopolitiknya, sekaligus mengubah garis demarkasi yang selama ini telah disepakati di wilayah perbatasan tersebut.

Hingga saat ini, situasi di lapangan masih sangat dinamis dengan pergerakan pasukan yang terus dipantau secara ketat oleh pengamat regional. Masyarakat internasional kini menantikan respon dari pemerintahan transisi Suriah dan langkah-langkah diplomatik global untuk mencegah terjadinya eskalasi konflik yang lebih besar di kawasan Timur Tengah yang saat ini masih dalam kondisi rapuh.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua