Januari 10, 2026

Babak Baru Diplomasi: India Mulai Dekati Oposisi Bangladesh Jelang Pemilu Serentak

SNANEPAPUA.COM – Hubungan diplomatik antara India dan Bangladesh kini memasuki fase baru yang krusial menjelang pelaksanaan pemilihan umum di negara tersebut. India, yang secara historis memiliki hubungan tegang dengan Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), kini dilaporkan tengah melakukan upaya normalisasi hubungan dengan partai oposisi utama tersebut demi menjaga stabilitas kawasan.

Selama bertahun-tahun, New Delhi dikenal sebagai sekutu dekat Liga Awami yang dipimpin oleh Sheikh Hasina. Namun, perubahan dinamika politik di Dhaka memaksa India untuk mengevaluasi kembali strategi luar negerinya. Langkah ini dipandang sebagai upaya pragmatis India untuk memastikan kepentingan nasionalnya tetap terlindungi, siapa pun yang nantinya memenangkan pemilu di Bangladesh.

Pihak BNP sendiri menyambut baik sinyal positif dari India tersebut. Sebagai partai yang sering kali bersikap kritis terhadap pengaruh India di masa lalu, perubahan sikap ini menandakan adanya keinginan bersama untuk menghapus ketegangan sejarah. Dialog-dialog awal mulai dibangun untuk menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai isu-isu perbatasan, keamanan, dan kerja sama ekonomi antar kedua negara.

Meskipun upaya rekonsiliasi ini sedang berlangsung, banyak pengamat politik masih mempertanyakan efektivitasnya dalam jangka panjang. Tantangan utama terletak pada membangun kembali kepercayaan yang telah terkikis selama lebih dari satu dekade terakhir. Para analis berpendapat bahwa keberhasilan ‘fase baru’ ini akan sangat bergantung pada komitmen kedua belah pihak dalam menangani isu-isu sensitif secara transparan dan adil.

Jika normalisasi ini berhasil, hal tersebut tidak hanya akan mengubah peta politik internal Bangladesh, tetapi juga memperkuat stabilitas di Asia Selatan secara keseluruhan. India berharap dengan menjalin komunikasi yang lebih baik dengan BNP, potensi konflik pasca-pemilu dapat diminimalisir, sekaligus membendung pengaruh kekuatan luar lainnya yang mencoba masuk ke wilayah strategis tersebut.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua