Januari 10, 2026

Guncang Geopolitik Global: Apa Dampak Serangan AS ke Venezuela bagi Aliansi Rusia dan China?

SNANEPAPUA.COM – Ketegangan geopolitik global kembali memuncak menyusul tindakan keras Amerika Serikat terhadap Venezuela yang berujung pada penahanan Presiden Nicolas Maduro. Langkah drastis ini tidak hanya mengguncang stabilitas di kawasan Amerika Latin, tetapi juga memicu reaksi keras dari dua kekuatan besar dunia, yakni Rusia dan China, yang selama ini dikenal sebagai sekutu terdekat Maduro.

Sebagai mitra strategis, Beijing dan Moskow telah lama memberikan dukungan ekonomi, politik, hingga militer bagi pemerintahan Maduro. Bagi Rusia, Venezuela merupakan pijakan strategis terpenting mereka di belahan bumi barat, sekaligus pasar utama bagi ekspor peralatan militer. Serangan AS ini dianggap sebagai ancaman langsung terhadap kepentingan kedaulatan dan investasi yang telah ditanamkan bertahun-tahun.

Sementara itu, China melihat Venezuela sebagai mitra energi yang vital. Dengan cadangan minyak terbesar di dunia, Venezuela menjadi bagian penting dari strategi keamanan energi Beijing. Penahanan Maduro oleh pihak AS menimbulkan ketidakpastian besar bagi proyek-proyek infrastruktur dan pengembalian utang miliaran dolar yang dimiliki Caracas kepada pemerintah China.

Para analis internasional menilai bahwa langkah Washington ini bertujuan untuk memutus pengaruh “poros otoriter” di halaman belakang Amerika Serikat. Namun, tindakan tersebut justru berisiko mempererat aliansi antara Rusia dan China dalam menentang dominasi Barat. Pertanyaannya kini adalah sejauh mana kedua negara tersebut akan melangkah untuk melindungi kepentingan mereka di Venezuela.

Situasi ini diprediksi akan membawa babak baru dalam Perang Dingin modern, di mana Venezuela menjadi medan tempur pengaruh antara blok Barat dan Timur. Dunia kini menanti respons konkret dari Kremlin dan Beijing terhadap apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran hukum internasional oleh Amerika Serikat.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua