Januari 10, 2026

Tragedi Banjir Bandang Sitaro: 11 Warga Meninggal Dunia dan 6 Orang Masih Dinyatakan Hilang

SNANEPAPUA.COM – Bencana banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, yang mengakibatkan duka mendalam bagi warga setempat. Laporan terkini menyebutkan sedikitnya 11 orang dinyatakan meninggal dunia akibat terjangan air bah yang datang secara tiba-tiba tersebut.

Peristiwa memilukan ini mencakup empat kecamatan di wilayah Sitaro yang terdampak cukup parah. Intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir diduga menjadi pemicu utama meluapnya debit air hingga merendam pemukiman warga dengan material lumpur dan bebatuan yang terbawa arus deras.

Selain korban jiwa yang telah ditemukan, tim penyelamat masih terus berupaya mencari 6 warga lainnya yang dilaporkan hilang. Proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan setempat di tengah kondisi medan yang masih cukup sulit dijangkau akibat sisa-sisa material banjir.

Kerusakan infrastruktur juga dilaporkan cukup parah di lokasi kejadian. Banyak rumah warga yang hancur diterjang banjir, sementara akses jalan di beberapa titik terputus total, menghambat distribusi bantuan logistik bagi para pengungsi yang saat ini mulai menempati posko-posko darurat yang disediakan pemerintah.

Pemerintah daerah setempat kini telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan pascabencana. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Sulawesi Utara dalam beberapa hari ke depan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua