Januari 7, 2026

Menembus Perut Bumi: Inilah 5 Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia yang Menakjubkan

SNANEPAPUA.COM – Kemajuan teknologi transportasi global saat ini tidak hanya berfokus pada kecepatan kereta api semata, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur pendukung yang luar biasa megah. Salah satu pencapaian teknik sipil yang paling mengesankan dalam sejarah modern adalah pembangunan terowongan kereta api bawah tanah yang membentang puluhan kilometer. Kehadiran terowongan ini berhasil memangkas jarak dan waktu tempuh, menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya terpisah oleh pegunungan tinggi atau selat yang dalam.

Peringkat pertama sebagai terowongan kereta api terpanjang di dunia saat ini diduduki oleh Gotthard Base Tunnel yang terletak di Swiss. Terowongan ini memiliki panjang mencapai 57 kilometer dan membelah pegunungan Alpen yang kokoh. Proyek ambisius ini tidak hanya menjadi yang terpanjang, tetapi juga yang terdalam di dunia, memberikan jalur transportasi vital bagi logistik dan penumpang yang melintasi jantung benua Eropa dengan efisiensi yang sangat tinggi.

Bergeser ke kawasan Asia, Jepang memiliki Terowongan Seikan yang menghubungkan Pulau Honshu dan Pulau Hokkaido. Dengan panjang sekitar 53,8 kilometer, terowongan ini memiliki keunikan tersendiri karena sebagian besar jalurnya berada di bawah dasar laut Selat Tsugaru. Sebelum rekornya dipecahkan oleh Gotthard di Swiss, Seikan merupakan pemegang gelar terowongan terpanjang di dunia selama bertahun-tahun dan menjadi simbol ketangguhan rekayasa Jepang.

Di urutan berikutnya, terdapat Terowongan Channel atau yang lebih dikenal dengan Eurotunnel yang menghubungkan Inggris dan Prancis di bawah Selat Inggris sepanjang 50,4 kilometer. Selain itu, Korea Selatan juga memiliki Terowongan Yulhyeon dengan panjang 50,3 kilometer yang menjadi bagian dari jalur kereta cepat di sana. Terakhir, Terowongan Guadarrama di Spanyol melengkapi daftar ini dengan panjang 28,4 kilometer, yang membelah pegunungan Sierra de Guadarrama untuk mempercepat akses dari Madrid ke arah utara.

Keberadaan infrastruktur megah ini membuktikan bahwa batasan geografis bukan lagi penghalang utama bagi konektivitas manusia di era modern. Meskipun pembangunan terowongan-terowongan ini melibatkan tantangan teknis yang sangat rumit serta biaya yang fantastis, hasilnya memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi negara-negara tersebut.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua