SNANEPAPUA.COM – Dinamika politik di Iran terus menjadi sorotan dunia, terutama saat membandingkan kondisi saat ini dengan peristiwa bersejarah Revolusi 1979. Banyak pihak berspekulasi apakah gejolak yang terjadi saat ini akan membawa Iran kembali ke titik balik yang sama seperti dekade 70-an. Namun, para ahli melihat adanya perbedaan fundamental dalam struktur kekuasaan di Teheran yang membuat sejarah tersebut sulit untuk terulang kembali dalam waktu dekat.
Perbedaan mencolok terletak pada bagaimana rezim saat ini mengonsolidasikan kekuatannya. Jika pada tahun 1970-an kekuasaan terpusat pada figur monarki yang mulai kehilangan dukungan militer, saat ini Iran memiliki sistem yang jauh lebih kompleks dan berlapis. Keberadaan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menjadi pilar utama yang tidak hanya menguasai sektor pertahanan, tetapi juga merambah ke lini ekonomi dan politik negara tersebut secara mendalam.
Selain itu, lanskap sosial-politik di Teheran telah mengalami transformasi besar selama beberapa dekade terakhir. Rezim saat ini telah belajar banyak dari kejatuhan Syah Iran dan membangun mekanisme kontrol sosial yang jauh lebih ketat serta adaptif. Meskipun gelombang protes sering terjadi di berbagai kota, kemampuan pemerintah dalam memobilisasi basis pendukung ideologisnya tetap menjadi faktor kunci yang menjaga stabilitas kekuasaan mereka di tengah tekanan internasional yang berat.
Sektor ekonomi juga memainkan peran penting dalam membedakan kedua era tersebut. Meskipun Iran saat ini menghadapi sanksi ekonomi yang mencekik dari pihak Barat, ketergantungan global terhadap energi dan aliansi strategis dengan kekuatan timur memberikan ruang gerak bagi rezim. Hal ini berbeda dengan situasi 1979 di mana isolasi diplomatik dan krisis internal terjadi secara bersamaan tanpa adanya penyangga kekuatan global yang signifikan seperti yang dimiliki Teheran saat ini.
Pada akhirnya, memahami Iran modern memerlukan perspektif yang lebih dalam daripada sekadar membandingkannya dengan romantisme masa lalu. Struktur kekuasaan yang telah mengakar kuat dan adaptasi terhadap tantangan zaman membuat skenario revolusi total seperti tahun 1979 menjadi sangat tidak mungkin terjadi dalam konteks saat ini. Dinamika di Teheran kini lebih mengarah pada evolusi internal yang terkendali daripada sebuah keruntuhan mendadak.
Editor: SnanePapua
