Januari 14, 2026

Banjir Melanda Kudus: Puluhan Sekolah Terpaksa Terapkan Belajar Daring Demi Keselamatan Siswa

SNANEPAPUA.COM – Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan di daerah tersebut. Puluhan sekolah dilaporkan terpaksa meliburkan aktivitas belajar mengajar di kelas dan mengalihkannya ke sistem dalam jaringan (daring) guna menjaga keamanan seluruh civitas akademika.

Intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama meluapnya air hingga merendam pemukiman warga dan sejumlah fasilitas publik, termasuk gedung-gedung sekolah. Langkah pengalihan metode pembelajaran ini diambil sebagai respon cepat terhadap kondisi darurat yang tidak memungkinkan adanya pertemuan tatap muka secara langsung di lokasi terdampak.

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus memberikan imbauan tegas kepada seluruh kepala sekolah agar memprioritaskan keselamatan siswa dan tenaga pengajar di atas segalanya. Penutupan gedung sekolah dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan atau gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat paparan air banjir yang masuk ke lingkungan pendidikan.

Meskipun sekolah fisik ditutup sementara, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diharapkan tetap berjalan efektif melalui platform digital. Para guru diminta tetap memberikan materi dan pendampingan kepada siswa secara jarak jauh agar kurikulum pendidikan tidak terhambat meskipun wilayah mereka sedang dalam situasi bencana.

Situasi ini terus dipantau secara berkala oleh pihak terkait untuk menentukan kapan aktivitas sekolah dapat kembali normal. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat terkait perkembangan ketinggian air serta langkah-langkah mitigasi bencana selanjutnya di wilayah Kudus.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua