Januari 14, 2026

Ancaman Independensi Fed: Penyelidikan Trump Terhadap Jerome Powell Picu Kekhawatiran Investor Global

SNANEPAPUA.COM – Langkah mengejutkan datang dari Gedung Putih setelah Departemen Kehakiman (DOJ) Amerika Serikat dilaporkan memulai penyelidikan terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Analis memperingatkan bahwa langkah ini merupakan sinyal bahaya bagi independensi bank sentral, bahkan menyamakannya dengan taktik otoriter yang sering terlihat di negara-negara dengan krisis kepemimpinan yang akut.

Penyelidikan ini dipicu oleh ketegangan yang terus meningkat antara Presiden Donald Trump dan pimpinan bank sentral tersebut. Trump secara terbuka sering mengkritik kebijakan suku bunga Powell yang dianggap menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, intervensi langsung dari lembaga penegak hukum terhadap otoritas moneter tertinggi di Amerika Serikat dianggap sebagai preseden buruk yang jarang terjadi dalam sejarah modern negara tersebut.

Seorang analis pasar terkemuka menyebut situasi ini sebagai ‘peringatan Maduro’, merujuk pada gaya kepemimpinan Nicolas Maduro di Venezuela yang menekan institusi independen demi kepentingan politik praktis. Para ahli mengkhawatirkan bahwa jika independensi Federal Reserve dikompromikan, kepercayaan pasar global terhadap dolar AS dan stabilitas ekonomi Amerika Serikat secara keseluruhan akan berada dalam risiko besar.

Para investor kini mulai melakukan penilaian ulang terhadap aset-aset Amerika Serikat sebagai respons atas ketidakpastian ini. Ketidakpastian mengenai siapa yang sebenarnya mengendalikan kebijakan moneter di masa depan membuat pasar obligasi dan saham mengalami fluktuasi yang signifikan. Jika Gedung Putih berhasil menekan Fed, inflasi dikhawatirkan akan melonjak karena kebijakan moneter yang mungkin dibuat terlalu longgar demi kepentingan politik jangka pendek.

Hingga saat ini, pihak Federal Reserve belum memberikan komentar resmi terkait penyelidikan tersebut. Namun, tekanan yang semakin besar dari pihak eksekutif terhadap lembaga independen ini diprediksi akan menjadi isu panas dalam beberapa bulan ke depan, yang berpotensi mengubah lanskap ekonomi global secara signifikan dan permanen.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua