SNANEPAPUA.COM – Ratusan warga yang bermukim di kawasan Pademangan Timur, Jakarta Utara, terpaksa harus meninggalkan kediaman mereka akibat terjangan banjir yang melanda wilayah tersebut. Situasi darurat ini memaksa masyarakat mencari perlindungan di titik-titik pengungsian yang telah disediakan setelah air merendam pemukiman mereka dengan ketinggian yang signifikan.
Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama meningkatnya debit air secara drastis. Akibatnya, sistem drainase di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut tidak mampu lagi menampung luapan air, sehingga banjir dengan cepat mengepung wilayah Jakarta Utara dan masuk ke rumah-rumah warga.
Proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan dan warga setempat. Fokus utama evakuasi diarahkan kepada kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan ibu hamil, guna memastikan keselamatan mereka di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih mengancam.
Di lokasi pengungsian sementara, para warga mulai mendapatkan bantuan logistik dasar berupa makanan dan air bersih. Namun, kebutuhan akan perlengkapan tidur, obat-obatan, serta pakaian layak pakai masih terus diupayakan oleh pihak terkait mengingat jumlah pengungsi yang terus bertambah seiring belum menunjukkan tanda-tanda air akan surut.
Pemerintah daerah setempat mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Koordinasi antarinstansi terus diperkuat guna mempercepat penanganan dampak banjir serta memastikan kesehatan para pengungsi tetap terjaga selama berada di penampungan.
Editor: SnanePapua
