Januari 12, 2026

Cuaca Ekstrem Melanda! Banjir Rendam Jakarta, Bandara Soetta, hingga Jalur Strategis Pantura

SNANEPAPUA.COM – Intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan bencana banjir meluas di berbagai titik strategis di Pulau Jawa. Tidak hanya merendam pemukiman warga, luapan air juga dilaporkan mengganggu operasional infrastruktur vital nasional, termasuk akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang merupakan gerbang utama transportasi udara di Indonesia.

Di Ibu Kota Jakarta, sejumlah wilayah dilaporkan tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi. Kondisi ini memicu kemacetan parah di beberapa ruas jalan protokol dan memaksa sebagian warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah daerah setempat bersama tim SAR gabungan terus bersiaga untuk melakukan evakuasi dan meminimalisir dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.

Dampak banjir juga terasa signifikan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Akses jalan menuju bandara sempat mengalami kendala akibat genangan air yang cukup tinggi, sehingga para calon penumpang diimbau untuk datang lebih awal guna menghindari keterlambatan jadwal penerbangan. Pihak otoritas bandara terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di area tersebut.

Tidak hanya di wilayah Jabodetabek, jalur Pantai Utara (Pantura) yang merupakan urat nadi logistik di Pulau Jawa juga tak luput dari terjangan banjir. Sejumlah titik di sepanjang jalur ini terendam air, menyebabkan hambatan besar bagi kendaraan besar maupun angkutan barang yang melintas antarprovinsi. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu distribusi pasokan kebutuhan pokok ke berbagai daerah jika genangan tidak segera surut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala guna mengantisipasi risiko yang lebih besar akibat fenomena alam ini.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua