Januari 12, 2026

Geger! Administrasi Trump Luncurkan Penyelidikan Kriminal Terhadap Ketua Fed Jerome Powell

SNANEPAPUA.COM – Ketegangan antara Gedung Putih dan otoritas moneter tertinggi Amerika Serikat mencapai titik didih baru setelah pemerintahan Presiden Donald Trump secara resmi meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Langkah drastis ini menandai eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah hubungan antara lembaga eksekutif dan bank sentral yang selama ini dikenal independen.

Penyelidikan ini mulai terungkap ke publik setelah serangkaian panggilan pengadilan dari dewan juri (grand jury subpoenas) dilayangkan kepada sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Federal Reserve. Meskipun rincian spesifik mengenai tuduhan kriminal tersebut belum sepenuhnya dipaparkan secara rinci, langkah ini dipandang oleh banyak pengamat ekonomi sebagai upaya sistematis untuk menekan kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral.

Menanggapi tindakan hukum tersebut, Jerome Powell mengeluarkan pernyataan keras yang mengutuk apa yang ia sebut sebagai bentuk intimidasi terhadap institusi yang dipimpinnya. Powell menegaskan bahwa Federal Reserve akan tetap teguh pada mandatnya untuk menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi tanpa harus tunduk pada tekanan politik, meskipun saat ini mereka tengah berada di bawah pengawasan ketat aparat penegak hukum.

Dunia internasional dan pasar keuangan global bereaksi cepat dengan menunjukkan tren ketidakpastian menyusul berita mengejutkan ini. Para investor mengkhawatirkan bahwa penyelidikan kriminal terhadap pemimpin bank sentral terkuat di dunia dapat merusak kepercayaan terhadap mata uang dolar AS serta mengganggu proyeksi kebijakan suku bunga yang sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi global di masa depan.

Hingga berita ini diturunkan, Departemen Kehakiman Amerika Serikat masih enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai cakupan dan tujuan akhir dari penyelidikan tersebut. Krisis konstitusional ini diprediksi akan memicu perdebatan panjang di Washington, mengingat independensi bank sentral telah lama dianggap sebagai pilar utama stabilitas ekonomi Amerika Serikat selama berdekade-dekade.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua