Januari 12, 2026

Iran Memanas! Mata Uang Anjlok Picu Gelombang Protes Besar-besaran Selama Dua Pekan

SNANEPAPUA.COM – Situasi keamanan dan stabilitas ekonomi di Iran dilaporkan semakin memanas dalam beberapa pekan terakhir. Negara tersebut kini tengah menghadapi gelombang protes besar-besaran yang dipicu oleh krisis ekonomi yang mendalam, terutama setelah jatuhnya nilai tukar mata uang lokal secara drastis yang melumpuhkan daya beli masyarakat.

Demonstrasi yang telah berlangsung selama dua minggu ini telah menyebar ke berbagai wilayah strategis di Iran. Masyarakat dari berbagai lapisan turun ke jalan untuk menyuarakan rasa frustrasi mereka terhadap kebijakan pemerintah dan kondisi hidup yang semakin sulit akibat inflasi yang tidak terkendali, yang kini mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan.

Kolapsnya mata uang Iran menjadi pemantik utama kerusuhan ini. Hal ini menyebabkan harga barang-barang kebutuhan pokok melonjak tajam dalam waktu singkat, membuat rakyat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Ketidakpastian ekonomi ini telah menciptakan ketegangan sosial yang sangat tinggi dan memicu amarah publik yang meluas.

Para analis internasional mulai mempertanyakan seberapa jauh situasi volatil ini akan berkembang dan apakah pemerintah mampu meredam gejolak tersebut. Dengan intensitas protes yang terus meningkat setiap harinya, otoritas di Iran kini berada di bawah tekanan besar untuk segera mengambil langkah konkret guna menstabilkan ekonomi sekaligus merespons tuntutan massa.

Hingga saat ini, situasi di Iran masih sangat fluktuatif dan sulit diprediksi arah perkembangannya. Komunitas internasional terus memantau dengan saksama perkembangan di Teheran dan kota-kota besar lainnya, sembari mengamati bagaimana dampak ketidakstabilan ini terhadap geopolitik di kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua