Januari 11, 2026

Afrika Selatan Tegaskan Latihan Militer BRICS Bareng Rusia dan China Sangat Penting bagi Ekonomi Maritim

SNANEPAPUA.COM – Pemerintah Afrika Selatan secara terbuka memberikan pembelaan tegas terkait pelaksanaan latihan militer angkatan laut bersama negara-negara anggota BRICS, termasuk Rusia, China, dan Iran. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global yang memicu berbagai reaksi dari komunitas internasional, terutama pihak Barat.

Pejabat senior Afrika Selatan menyatakan bahwa latihan militer ini bukan sekadar unjuk kekuatan militer semata, melainkan sebuah kebutuhan strategis yang mendesak. Menurut mereka, kolaborasi dengan mitra-mitra BRICS sangat krusial dalam upaya melindungi aktivitas ekonomi maritim yang menjadi urat nadi perdagangan negara tersebut di jalur internasional.

Kehadiran kekuatan besar seperti Rusia dan China dalam latihan ini sering kali dipandang dengan penuh kewaspadaan oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Namun, Pretoria menegaskan kedaulatan penuhnya dalam memilih mitra kerja sama keamanan. Mereka berargumen bahwa stabilitas di jalur perdagangan laut tidak mungkin tercapai tanpa adanya koordinasi lintas negara yang kuat dan inklusif.

Selain aspek pertahanan konvensional, latihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan operasional dalam menghadapi ancaman non-tradisional, seperti pembajakan laut dan gangguan navigasi di wilayah perairan lepas. Mengingat posisi geografis Afrika Selatan yang sangat strategis, keamanan laut menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus ekspor dan impor nasional.

Meskipun berada di bawah sorotan diplomatik yang tajam, Afrika Selatan tetap pada pendiriannya untuk terus mempererat hubungan dengan blok BRICS. Kebijakan ini dianggap sebagai bagian dari strategi diversifikasi kemitraan global yang bertujuan untuk menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika dunia yang kian tidak menentu.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua