SNANEPAPUA.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terkait tingginya harga tiket pesawat domestik di Indonesia saat ini. Dalam sebuah pernyataan terbaru, Menkes mengaku pihaknya terpaksa mengirimkan relawan kesehatan untuk menjalankan tugas di Aceh melalui jalur transit di Malaysia demi mendapatkan biaya perjalanan yang lebih terjangkau.
Langkah yang terkesan tidak lazim ini diambil lantaran selisih harga tiket penerbangan langsung domestik jauh lebih mahal dibandingkan dengan rute internasional meskipun tujuannya masih berada di wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Fenomena ini menjadi sorotan tajam karena menunjukkan adanya inefisiensi dalam sistem transportasi udara nasional yang berdampak pada operasional pemerintahan.
Budi Gunadi menjelaskan bahwa keputusan untuk memilih rute melalui negara tetangga tersebut murni didasarkan pada pertimbangan efisiensi anggaran negara. Pihaknya harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dari anggaran kementerian dapat digunakan secara optimal untuk pelayanan kesehatan masyarakat, bukan habis hanya untuk biaya transportasi yang melambung tinggi.
Persoalan tiket mahal ini dinilai menjadi hambatan serius bagi mobilitas tenaga ahli dan distribusi bantuan medis ke berbagai wilayah di Indonesia. Jika untuk mencapai satu provinsi saja harus memutar melalui negara lain, hal ini menandakan perlunya evaluasi mendalam terhadap kebijakan tarif maskapai penerbangan nasional yang kian membebani berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan publik.
Melalui curhatan ini, Menkes berharap adanya koordinasi lintas kementerian untuk segera mencari solusi atas permasalahan harga tiket pesawat. Kemudahan akses transportasi antarwilayah sangat krusial agar program-program strategis nasional tidak terkendala oleh masalah logistik perjalanan yang tidak efisien di masa mendatang.
Editor: SnanePapua
