SNANEPAPUA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengonfirmasi bahwa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang terletak di kawasan Jakarta Pusat kini sedang dalam proses pembangunan kembali. Langkah ini menandai kembalinya fasilitas publik yang sempat ditiadakan di era kepemimpinan sebelumnya guna menunjang mobilitas masyarakat di jantung ibu kota.
Sebelumnya, keberadaan JPO di kawasan ikonik Sarinah tersebut sempat dibongkar pada masa jabatan Gubernur Anies Baswedan. Alasan pembongkaran saat itu adalah untuk membuka pemandangan kawasan bersejarah tersebut agar lebih terbuka dan terintegrasi dengan penataan trotoar yang lebih lebar, sehingga masyarakat bisa menikmati visual gedung-gedung bersejarah tanpa penghalang bangunan fisik di atas jalan.
Namun, di bawah kepemimpinan Pramono Anung, kebutuhan akan aksesibilitas dan keamanan bagi pejalan kaki kembali menjadi fokus utama. Pembangunan JPO ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi warga yang ingin menyeberang di tengah padatnya arus lalu lintas di sepanjang Jalan M.H. Thamrin yang kian dinamis setiap harinya.
Meskipun detail arsitektur belum sepenuhnya dipaparkan secara rinci ke publik, pembangunan JPO Sarinah yang baru diprediksi akan mengusung konsep modern yang tetap estetis dan ramah bagi penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan agar keberadaannya tidak mengurangi nilai estetika kawasan Sarinah yang telah direvitalisasi, melainkan justru memperkuat fasilitas publik yang fungsional.
Langkah pembangunan kembali ini pun mendapatkan perhatian luas dari warga Jakarta, terutama para pengguna transportasi publik yang sering berlalu-lalang di pusat kota. Dengan hadirnya kembali JPO ini, diharapkan integrasi moda transportasi di Jakarta semakin solid dan mampu menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman bagi setiap pejalan kaki.
Editor: SnanePapua
