Januari 10, 2026

Tragedi Berdarah di Aleppo: Gencatan Senjata Akhirnya Diumumkan Setelah 22 Nyawa Melayang

SNANEPAPUA.COM – Kementerian Pertahanan Suriah secara resmi mengumumkan pemberlakuan gencatan senjata di sejumlah lingkungan di kota Aleppo. Langkah krusial ini diambil menyusul eskalasi kekerasan yang sangat memprihatinkan, di mana sedikitnya 22 orang dilaporkan tewas dalam pertempuran sengit yang pecah sejak Selasa lalu.

Situasi di Aleppo kembali memanas dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran mendalam akan kembalinya konflik berskala penuh di wilayah yang telah lama menderita akibat perang tersebut. Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa intensitas pertempuran meningkat secara signifikan sebelum akhirnya keputusan gencatan senjata ini dikeluarkan oleh otoritas pertahanan untuk meredam situasi yang kian tak terkendali.

Jumlah korban jiwa yang mencapai 22 orang menjadi pengingat pahit akan betapa rapuhnya perdamaian di wilayah konflik Suriah. Sebagian besar korban dikabarkan jatuh akibat baku tembak dan serangan artileri yang terjadi di sekitar pemukiman warga, memaksa ribuan penduduk setempat untuk kembali bersembunyi di ruang bawah tanah demi menyelamatkan diri di tengah ketidakpastian.

Pengumuman dari Kementerian Pertahanan ini diharapkan dapat memberikan ruang napas bagi warga sipil serta memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan. Pemerintah Suriah menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya mendesak untuk menstabilkan kondisi keamanan dan mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa di kalangan masyarakat sipil yang tidak berdosa.

Meskipun gencatan senjata telah resmi diumumkan, banyak pengamat internasional tetap bersikap waspada mengingat sejarah panjang pelanggaran kesepakatan serupa yang sering terjadi di masa lalu. Masyarakat dunia kini terus memantau perkembangan di Aleppo dengan harapan agar ketenangan ini dapat bertahan lama dan menjadi titik awal bagi dialog perdamaian yang lebih substansial di masa depan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua