SNANEPAPUA.COM – Kehadiran kompleks hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang kini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana. Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti para pengungsi saat mereka mulai menempati fasilitas yang disediakan oleh pemerintah dan pihak terkait tersebut.
Di lokasi huntara, keceriaan mulai terlihat jelas di wajah anak-anak yang kini memiliki ruang bermain yang lebih layak dan aman. Mereka tampak berlarian dengan tawa lepas, seolah melupakan sejenak beban berat yang sempat mereka rasakan selama berada di pengungsian darurat yang serba terbatas dan penuh ketidakpastian.
Tidak hanya anak-anak, para orang tua pun mengungkapkan rasa syukur dan ketenangan yang mendalam saat mendiami hunian baru ini. Memiliki atap yang lebih kokoh serta privasi yang lebih terjaga di huntara memberikan mereka kekuatan moral untuk mulai menata kembali kehidupan yang sempat terhenti akibat musibah yang menimpa wilayah tersebut.
Kompleks huntara ini dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi sebelum mereka nantinya dapat direlokasi ke hunian tetap. Ketersediaan fasilitas sanitasi dan akses air bersih yang memadai menjadi prioritas utama guna memastikan kesehatan serta kenyamanan warga tetap terjaga selama masa transisi pemulihan ini.
Langkah penyediaan hunian sementara ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit lebih kuat dari sebelumnya. Kehadiran fasilitas ini bukan sekadar tempat berteduh fisik, melainkan wujud nyata kepedulian bersama dalam memulihkan kondisi psikologis dan sosial masyarakat pasca-bencana.
Editor: SnanePapua
