Januari 10, 2026

Krisis Sampah di Pasar Kramat Jati: Gunungan Limbah Picu Bau Menyengat, Warga Mulai Resah

SNANEPAPUA.COM – Kondisi kebersihan di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini tengah menjadi sorotan tajam masyarakat setempat. Pasalnya, tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja kian hari kian menggunung, menciptakan pemandangan kumuh yang sangat mengganggu aktivitas warga maupun para pedagang yang melintas di area tersebut.

Warga sekitar melaporkan bahwa fenomena tumpukan sampah ini sudah terlihat semakin memprihatinkan dalam beberapa hari terakhir. Gunungan sampah tersebut tidak hanya merusak estetika lingkungan pasar, tetapi juga mulai menimbulkan aroma tidak sedap yang menusuk hidung. Bau menyengat ini bahkan dilaporkan tercium hingga ke pemukiman penduduk yang berada di radius cukup dekat dari lokasi pasar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi ini disinyalir semakin parah akibat adanya hambatan serius pada proses pengangkutan sampah menuju tempat pembuangan akhir. Truk-truk pengangkut yang biasanya rutin membersihkan lokasi tersebut dikabarkan mengalami kendala operasional, sehingga volume sampah terus bertambah setiap harinya tanpa ada penanganan yang signifikan.

Keluhan pun terus mengalir dari para pedagang dan pengunjung pasar yang merasa tidak nyaman dengan situasi ini. Mereka mengkhawatirkan dampak kesehatan yang mungkin timbul jika sampah-sampah organik tersebut dibiarkan membusuk terlalu lama di ruang terbuka. Masalah sanitasi ini dianggap sudah masuk dalam kategori mendesak yang membutuhkan perhatian segera dari pihak pengelola pasar maupun instansi terkait.

Hingga saat ini, warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup dapat segera mengambil langkah nyata untuk mengurai tumpukan sampah tersebut. Percepatan jadwal pengangkutan dan perbaikan sistem manajemen limbah di pasar induk menjadi tuntutan utama guna mengembalikan kenyamanan serta kebersihan lingkungan pasar seperti sedia kala.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua