SNANEPAPUA.COM – Bencana tanah longsor yang melanda kawasan Gunung Kaupas, Kabupaten Serang, telah memaksa ratusan warga untuk meninggalkan kediaman mereka demi mencari tempat yang lebih aman. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat sebanyak 504 jiwa kini masih bertahan di posko pengungsian akibat dampak pergeseran tanah yang mengancam pemukiman mereka.
Bupati Serang dalam keterangan resminya menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warganya tersebut. Pemerintah daerah saat ini tengah fokus pada pemenuhan kebutuhan logistik dan kesehatan bagi para pengungsi agar kondisi fisik serta mental mereka tetap terjaga selama berada di lokasi evakuasi sementara.
Situasi di sekitar lereng Gunung Kaupas dilaporkan masih cukup rawan, mengingat curah hujan yang tidak menentu dapat memicu terjadinya longsor susulan. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus melakukan pemantauan intensif di zona-zona merah guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.
Selain bantuan pangan, pihak otoritas terkait juga telah mendirikan tenda-tenda darurat dan fasilitas sanitasi yang memadai di beberapa titik pengungsian. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran kepada setiap kepala keluarga yang terdampak bencana ini.
Warga dihimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti instruksi dari petugas di lapangan terkait prosedur keselamatan. Upaya pemulihan dan kajian teknis terhadap kelayakan lahan pemukiman akan segera dilakukan setelah situasi dinyatakan benar-benar stabil oleh pihak berwenang.
Editor: SnanePapua
